Wednesday, October 28, 2009

FTZ Berlaku, Proyek Properti Batam Mulai Bermunculan

| Diade Riva Nugrahani | Edy Can | SS Kurniawan | Yohan Rubiyantoro |
Sabtu, 6 Juni 2009

batamkos_kBATAM sedang bersolek. Pulau yang bertetangga dekat dengan Singapura ini baru saja menyandang gelar sebagai daerah perdagangan bebas alias free trade zone (FTZ). Lantaran potensi bagus, kawasan seluas 715 kilometer2 ini akan mengundang investasi masuk, mulai sektor perdagangan sampai pariwisata.

Tentu saja, para pendatang baru dari luar pulau juga bakal masuk ke kawasan itu. Sebab, cukup banyak lapangan kerja baru di Batam seiring dengan derasnya investasi baik asing maupun lokal. Itu berarti, akan terjadi pertumbuhan penduduk. “Kebutuhan hunian pun akan melonjak,” kata Ketua Real Estate Indonesia (REI) Batam Mulia Pamadi.

Data Otorita Batam menyebut, tahun lalu, jumlah warga Batam mencapai 791.608 orang. Sebanyak 246.638 orang di antaranya bekerja di berbagai sektor industri yang ada di pulau yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau ini. Sedang jumlah tenaga kerja asing yang mengadu nasib di Batam sebanyak 3.995 orang.

Jumlah pekerja di Batam dari tahun ke tahun terus naik, seiring dengan peningkatan nilai investasi yang tahun lalu mencapai US$ 13,34 miliar. Buntutnya, permintaan hunian ikut-ikutan melonjak. Memang, “Kebutuhan akan tempat tinggal di Batam selalu tinggi,” ujar Harry Suharsa, Pemilik Rumah Batam Agency, salah satu agen properti di Batam.

Proyek baru bermunculan

Proyek-proyek properti baru pun terus bermunculan. Sebut saja PT Fanindo Cipta Propertindo yang awal tahun ini meluncurkan perumahan Botania Garden tahap ketiga sebanyak 492 unit. Hunian di daerah Batam Centre ini laris manis. “Sudah laku terjual sekitar 70%,” kata Simon, staf pemasaran Fanindo Cipta.

Kemudian, Intan Property yang baru saja meluncurkan kluster terbaru di Diamond Palace Residence. Perumahan tersebut ada di kawasan Batam Centre. Harga satu unitnya mulai Rp 300-an juta. “Daerah ini sangat strategis karena di sini akan berkembang pusat pusat pemerintahan, perkantoran, dan bisnis,” ujar Project Manager Diamond Palace Residence Rio.

Selain perumahan, sejumlah pengembang juga sedang gencar membangun rumah susun milik. Contoh, Batam Centre Park yang terdiri dari 20 twin block atau 40 menara. Proyek garapan PT Dimas Pratama Indah baru memancang tiang pada Oktober tahun lalu di atas lahan seluas 14 hektare, tak jauh dari Batam Centre.

Meski krisis listrik sempat melanda sepanjang Mei ini, toh, itu hanya berdampak sedikit pada pertumbuhan properti di Batam. Soalnya, “Konsumen percaya, masalah listrik hanya sementara dan Pemerintah Pusat dan daerah pasti akan membenahi masalah listrik tersebut. Tapi, ini jangan dianggap remeh,” kata Harry.

Manajer Pemasaran Fanindo Cipta, Dharma Yudha, setuju dengan Harry. “Masalah listrik sudah ada sejak dulu dan itu hanya berpengaruh sedikit sekali pada industri properti,” ujarnya. Makanya, dia menambahkan, pengembang mesti transparan pada calon konsumen tentang kondisi listrik di Batam yang masih byar-pet.

Sampai saat ini, Harry bilang, pasar terbesar hunian di Batam masih didominasi kelas menengah ke bawah. Karena, jumlah tenaga kerja di level ini sangat banyak.

Tapi, menurut Dharma, bukan berarti ceruk pasar untuk kelas menengah atas tidak besar. “Banyaknya peluang industri di Batam membuat para pengusaha baru berdatangan dan mencoba berbisnis di sini,” kata dia.

Sumber : Tabloid Kontan, Kompas, Kepriproperti.com

Monday, April 20, 2009

Batam, The New Magnet of Property Investment


When we discuss about property investment, Location is the most important and almost common phrase in real estate literature.

Situated to the south of Singapore about 20 KM far with 415-square-KM island, 45 minutes away by ferry to Singapore, and as to Malaysia,

This makes Batam become the most strategiest location among other islands in Indonesia. And this makes Batam become the window of Indonesia to the South East Asia, and other country in the world. Batam is a magnet for tourist and businessmen alike. Its colorful culture, delicious yet cheap food, and quite beach holiday.

Now is a good time to buy property in Batam, Price are still very affordable and there is a wide range selection of property options available, from Housing units, Developed plots, Farmhouses and Village locations up to the City through to Villas, Shophouses, Townhouses and New apartment developments.

Buying & purchasing property in Batam is now more popular than ever, with increasing numbers of people following their dream in purchasing a property for bussiness development, to rent out or moving lock, vacation, investment, and etc.

And in recent years, Batam Local Authorities have made great efforts to increase the number of foreign investment, tourism and residents. With the purpose of increasing Batam to more attractive for becoming The New Magnet of Property Investment & Business Development Destination in Indonesia.

Saturday, March 28, 2009

BATUAJI ON THE MOVE


Pesatnya perkembangan dan pertumbuhan Batam dewasa ini serta merta menjadikan Batuaji sebuah sentra pemukiman paling padat di Batam, dan merubah Batuaji menjadi sebuah kawasan bisnis yang amat menjanjikan saat ini. Salah satu kawasan bisnis yang terlama di Batam adalah Batuaji dan sekitarnya.

Bahkan menurut beberapa pengamat, Batuaji saat ini bergerak tumbuh menjadi sebuah kota baru di Batam dan akan di prediksikan menjadi satu kawasan yang semi mandiri di Batam. Bandingkan saja dengan kawasan lain di Batam semisal Bengkong, Tiban, Sekupang, Batu Besar, dll, bahkan Nagoya sekalipun tidak selengkap Batuaji. Batuaji telah lengkap mulai pemerintahan, pusat belanja (ada 5 plaza di kawasan ini), termasuk 2 pasar rakyat paling aktif di Batam (ps sagulung & aviari), pusat-pusat industri, rumah sakit-rumah sakit, area rekreasi (marina, barelang), Hotel-hotel, resort, Batalyon Tuah Sakti, Markas Brimob, dekat kantor-kantor polisi, dll.

Saat ini sampai 10 tahun kedepan arah investasi property di Batam diprediksi menuju ke Batuaji. Banyak orang bilang 'arah angin dan air' saat ini memang sedang mengalir ke Batuaji. Hal ini bisa dibuktikan degan semakin naiknya harga-harga ruko secondary di Batuaji. Sebagai perbandingan saja, saat ini harga ruko di daerah Aviari rata2 S$ 90.000,- keatas, bahkan untuk posisi depan bisa mencapai S$ 150.000, di Fanindo saat ini rata2 S$ 80.000, dan Ruko-ruko yang menghadap Jln R.Suprapto(protokol di Batuaji) rata2 S$ 65.000~75.000. Sementara itu, harga ruko di Jodoh saat ini banyak yang ditawarkan S$ 50.000,- bahkan ada yang ditawarkan dengan harga dibawahnya.

Market Batuaji saat ini juga sangat besar. Kepadatan penduduk di kawasan ini, saat ini menduduki peringkat pertama di Batam adalah penyebabnya. Kedekatan Batuaji dengan Kawasan galangan kapal / shipyard di Tanjung Uncang juga menjadi nilai tambah tersendiri. Karena di saat kawasan industri manufaktur lain seperti Mukakuning, Batam Centre, dll mengalami goncangan akibat Global Crisis, kawasan galangan kapal di Tanjung Uncang sepertinya aman-aman saja. Banyak pengembang2 saat ini mencari lahan untuk mengembangkan unit-unit perumahan di Batuaji dan sekitarnya karena melihat marketnya yang sangat menggiurkan.


Untuk Informasi lebih lanjut hub :
0812 7068 9888 / Email : rumahbatam@gmail.com

Sunday, March 15, 2009

Rumah Batam, A New Dynamic Property Agent


Rumah Batam adalah Property Agent yang mempunyai konsep yang berbeda dengan agen properti yang lain, terutama yang ada di Batam. Karena konsep kami adalah menangani proyek primary (baru), dan membantu juga untuk konsumen yang mencari rumah secondary ataupun ruko secondary dengan system yang penuh dengan kemudahan, melalui Rumah Batam kebutuhan mereka dapat kami penuhi dengan memuaskan.

Rumah Batam mempunyai pengalaman yang panjang dalam hal pemasaran property, bukan hanya Housing Property tetapi juga Commercial Property.

Rumah Batam adalah sebuah solusi yang sangat tepat dalam bidang Property di Batam. Kepada masyarakat luas yang ingin mendapatkan informasi kebutuhan akan property, baik mau menjual atau menyewakan maupun mau membeli atau menyewa Ruko, Kios dan Rumah, baik baru (Primary) maupun bekas (Secondary) yang ada di Batam,
Silahkan datang dan konsultasikan ke Rumah Batam dan anda
dapat menghubungi marketing kami :

Hp No : 0812 7068 9888 atau Email : rumahbatam@gmail.com

Wednesday, January 7, 2009

Sebagian dari beberapa Property yang mau DIJUAL :











( silahkan Klik pada daftar list unt melihat gambar rumah)

I. Secondary Property :

a. Batam Centre :
1. Kintamani T.45 - 2 KT - Harga Rp. 270.000.000,-
2. Oriana T.45 - 2 KT - Harga Rp. 300.000.000,-
3. Mitra Raya T.58/144 - 2 KT - Harga Rp. 320.000.000,-
4. OMA Batam Centre T.45 - 2KT - Harga Rp.230.000.000,-
Dekat/Belakang Duta Mas - 2 KT - Sdh ada ruang usaha (Omzet bagus)
5. Costarica T.55/150 Harga Rp. 385.000.000 (hadap timur)

b. Nagoya :

1. Baloi Mas Asri T.45 Harga Rp. 240.000.000.-
2. Ruko Taman Kota Mas Harga $S 105.000.-
3. Lotus Garden T. Harga Rp. 190.000.000.- SOLD !!
4. Baloi View T. Harga $S 42.000.- SOLD !!
5. Taman Kota Mas T. Harga Rp. 260.000.000.- SOLD !!
6. Baloi View T. Harga Rp. 190.000.000.- SOLD !!

c. Batuaji
1. Ruko- Mall T0p 100 - Harga $72.100 - Lokasi Strategis Dekat Waterpark & Dekat Tempat Parkir - Cocok untuk Cafe, Restaurant, dll
2. Ruko Fanindo (3 lantai) Harga $S 185.000,-
SOLD !!
3. Ruko Pluto (2lantai) Harga $S 70.000,-
4. Ruko Fanindo (2lantai)Harga $S 90.000,-
5. Griya Btaji Asri T.27 Harga Rp. 40.000.000,- SOLD !!

d. Tiban
1. Tanah Kavling seluas 480m2 di Tiban I = Rp. 585jt nego